MEMAHAMI TENTANG MASA KESUSAHAN BESAR, RAPTURE., KEDATANGAN TUHAN YESUS KEDUA KALI DAN KERAJAAN SERIBU TAHUN




MEMAHAMI TENTANG MASA KESUSAHAN BESAR, RAPTURE., KEDATANGAN TUHAN YESUS KEDUA KALI DAN KERAJAAN SERIBU TAHUN

Baca Juga

Mungkin banyak di antara yang masih bingung dengan 4 hal ini yaitu Masa Kesusahan Besar, rapture, kedatangan Tuhan Yesus kedua kali dan kerajaan seribu tahun. Melalui artikel ini saya coba menjelaskan hal itu kepada Anda.

Saudaraku, Kitab Suci di susun secara sistematis dan ini terlihat dari penyusunan Kitab Kejadian sampai Wahyu yang menceritakan tentang penciptaan manusia sampai akhir zaman. Di Kitab Wahyu yang menceritakan penglihatan akhir zaman yang dilihat Yohanes juga sama saudaraku, yaitu disusun berdasarkan kronologis peristiwa yang akan terjadi.

Saya akan menjelaskan 4 hal diatas secara berurutan yaitu :

1. MASA KESUSAHAN BESAR

Masa Kesusahan Besar adalah masa penghakiman Allah atas dunia dan masa ini terjadi selama 7 tahun di bumi. Di masa ini cawan murka Allah yang berisi bencana dan malapetaka dahsyat akan ditimpahkan ke bumi untuk membinasakan orang-orang fasik dan orang berdosa di bumi. Masa ini mulai ketika Antikristus membuat perjanjian damai bagi 2 negara yang menjadi musuh bebuyutan di bumi dan membagi Tanah Israel menjadi dua bagian.

“Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." (Daniel 9:27)

2. PENGANGKATAN (RAPTURE)

Pengangkatan atau rapture adalah peristiwa pengangkatan mempelai Kristus atau orang-orang kudus dari bumi ketika cawan murka Allah ditimpahkan ke bumi. Peristiwa ini terjadi di Masa Kesusahan Besar yang ditandainya dengan turunnya Tuhan Yesus di awan-awan untuk menjemput para mempelai-Nya. Pada peritistiwa pengangkatan, Tuhan Yesus tidak menjejakkan kaki-Nya di bumi, tetapi berada di awan-awan untuk menjemput orang-orang kudus.

“Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.” (1 Tesalonika 4:16-17)

Pengangkatan adalah cara Allah untuk menyelamatkan umat-Nya sebelum murka Allah yang dahsyat ditumpahkan ke bumi. Mengapa ada peristiwa pengangkatan? Sebab dunia dan orang-orang berdosa di dalamnya akan dibinasakan Allah. Pada peritistiwa pengangkatan, para mempelai Kristus dibawa masuk ke dalam Kerajaan Sorga untuk mengadakan Perjamuan Kawin Anak Domba, yaitu bersatunya Kristus dengan umat-Nya. Di saat yang sama, Allah menjatuhkan hukuman bagi orang-orang berdosa di bumi.

“Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.” (Wahyu 19:7)

3. KEDATANGAN TUHAN YESUS KEDUA KALI

Kedatangan Tuhan Yesus kedua kali adalah peritistiwa kembalinya Tuhan Yesus ke bumi untuk menjadi Raja di Yerusalem. Pada peristiwa kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, maka Tuhan Yesus menjejakkan kaki-Nya ke bumi dan itu terjadi di bukit Zaitun yang terletak di sebelah timur kota Yerusalem. Kedatangan Tuhan Yesus kedua kali terjadi di akhir Masa Kesusahan Besar di bumi. Perbedaan kedatangan Tuhan Yesus kedua kali dan pengangkatan adalah saat pengangkatan Tuhan Yesus tidak menginjakkan kaki di bumi dan saat kedatangan Tuhan Yesus kedua kali maka Tuhan menjejakkan kaki-Nya ke bumi.

“Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur. Bukit Zaitun itu akan terbelah dua dari timur ke barat, sehingga terjadi suatu lembah yang sangat besar; setengah dari bukit itu akan bergeser ke utara dan setengah lagi ke selatan.” (Zakharia 14:4)

4. KERAJAAN SERIBU TAHUN

Kerajaan seribu tahun adalah masa pemerintahan Tuhan Yesus di bumi selama 1000 tahun. Pada masa ini Iblis akan dibuang ke jurang maut dan diikat selama 1000 tahun. Kerajaan seribu tahun adalah masa damai bagi dunia dimana Tuhan memerintah bumi selama 1000 tahun dari kota Yerusalem. Di masa ini terjadi kebangkitan orang-orang mati yang pertama dan anak-anak Tuhan ikut memerintah di bumi selama masa seribu tahun itu.

“Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.” (Wahyu 20:6)

Umat yang dikasihi Tuhan, semoga dengan penjelasan ini Anda semakin memahami tentang 4 hal tersebut diatas yaitu Masa Kesusahan Besar, rapture atau pengangkatan, kedatangan Tuhan Yesus kedua kali dan kerajaan seribu tahun di bumi. Saat ini anak-anak Allah di seluruh dunia sedang menunggu penggenapan nubuat yaitu ditandatanganinya perjanjian damai yang telah dibuat Antikristus saat ini. Saat itu terjadi, maka dunia akan memasuki 7 tahun Masa Kesusahan Besar. Saya juga ingin mengatakan hal ini: Ketika hal itu terjadi, maka dimulailah “perhitungan mundur” detik-detik kedatangan Tuhan Yesus di awan-awan untuk mengangkat mempelai-Nya dari bumi. Bertobatlah saudaraku dan berjaga-jagalah!

Tuhan Yesus memberkati…

Related Posts

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel